Jumat, 17 Juni 2016

Siklus Menstruasi

Siklus Normal 21-35 hari
Durasi 3-7 hari dengan 2-3 kali ganti pembalut (1 pembalut=20cc).
Amenorea primer:
14 tahun tidak mens tanpa tanda seks sekunder
16 tahun tidak mens dengan tanda seks sekunder ( Mammae membesar, rambut pubis dan ketiak tumbuh)
Amenorea sekunder:
Pernah mens lalu dalam 3 bulan berturut-turut tidak mens

Anamnesis amenorea:
Sejak kapan tidak mens?
Kapan terakhir mens?
Apakah siklus mens dulunya teratur?
Ada riwayat siklus mens tidak teratur?
Apakah sudah menikah?
Ada gejala mual dan muntah?

Pemeriksaan
Tes kehamilan/grav index (+/-)
Kalau (+) grav index curiga
1. Hamil
2. Mola hidatidosa

Induksi Oksitosin

Dinilai Skor Bishop. Skor yang menentukan tingkat keberhasilan induksi.
Skor Bishop <5 lakukan priming dengan misoprostol 1/8 tab ditaruh dibelakang fornix posterior ditunggu 6 jam bila Skor Bishop>=5 maka lakukan induksi oksitosin drip 5 IU dalam 500cc RL diawali dengan 8 tpm naik 4 tpm tiap 30 menit sampai his adekuat atau 20 tpm maksimal.

Kala Persalinan

Wanita dikatakan inpartu bila
Pembukaan 1,8 cm pada primipara
2,2 cm pada multipara
Pengawasan 10 dipakai pada inpartu kala 1
1. KU/4 jam
2. TD/4 jam
3. Nadi/ 30 menit
4. RR/ 30 menit
5. Suhu/ 30 menit
6. His/30 menit
7. PPV/4 jam
8. DJJ/30 menit
9. Tanda rupture Uteri imminens ( Band'l ring)/4 jam
10. Tanda-tanda Inpartu kala 2/4 jam

Tanda Inpartu kala 2
1. Ibu ingin meneran
2. Tek nus ( Terasa tekanan pada anus)
3. Per Jol (Perineum menonjol)
4. Vul Ka (Vulva dan anus membuka)
Dilakukan pada Inpartu Kala 2
Pengawasan 9
1. KU
2. TD
3. Nadi
4. RR
5. Suhu
6. His
7. PPV
8. DJJ
9. Tanda Rupture Uteri imminens

Kala III
Mulai dari bayi lahir sampai Plasenta lahir (maksimal 30 menit)
Ada manajemen aktif kala 3
1. Injeksi Oksitosin 10 IU IM pada 1/3 distal paha atas sebelah luar
2. Peregangan tali pusat terkendali
3. Massase fundus uteri

Kala IV
Mulai dari plasenta lahir sampai 2 jam setelahnya
Yang diawasi adalah
1. KU
2. Tekanan Darah
3. Nadi
4. Suhu
5. RR
6. Kontraksi uterus
7. TFU(Tinggi fundus Uteri)
8. ASI
9. Lochea
10. BAK dan BAB
BAK maksimal 6 jam setelah Post partus. Kalau belum bisa BAK, nanti VU menyebabkan subinvolusi uterus sehingga terus berdarah.

Tentiran KB

KB
3 tujuan yaitu
1. Menunda kehamilan (Pil, Injeksi, Konvensional, Implant, IUD)
2. Menjarangkan kehamilan (IUD, Suntik, Pil, Implant, Konvensional)
3. Menyudahi kehamilan (MOW, Implant, pil)

KB
Pil Efek hormonal dapat menyebabkan berat badan meningkat, Kontraindikasi: tidak boleh diberikan pada ca Mammae yang estrogen dependent, ca Endometrii.

IUD
Kontraindikasi pada PID (Pelvic Inflammatory disease), Infeksi genitalia meningkatkan resiko infeksi asenderen keatas.

Kondom
Dianjurkan bagi pasien dengan infeksi menular seksual (IMS) (HIV, Trichomoniasis, Gonore, Syphilis)

Dari Anamnesis dan pemeriksaan fisik maka kemungkinan KB yang cocok untuk ibu adalah.....
Apakah ibu bersedia untuk memasang kb ini? Atau ibu punya pilihan lain untuk ber KB?