|
Perbedaan
|
Abses Peritonsil
|
Limfoma Non Hodgkin Tonsil
|
Ca Tonsil
|
|
Arcus Pharyngeus
|
Asimetris terdorong ke kontralateral
|
Simetris
|
Simetris
|
|
Tonsil
|
Membesar asimetris
|
Membesar asimetris
|
Membesar asimetris
|
|
Uvula
|
Terdorong ke kontralateral
|
Uvula terdorong ke kontralateral
|
Uvula terdorong ke kontra lateral
|
|
Permukaan palatum mole
|
Bengkak
|
Permukaan halus
|
Permukaan tidak rata
|
|
Gejala penyerta
|
Demam
Nyeri Telan
Trismus
Drolling(Ngeces)
Hot Potato voice (suara bergumam)
Benjolan di leher Level I
|
Benjolan di Leher Level I
|
|
Sabtu, 18 Februari 2017
Perbedaan Abses peritonsil, Limfoma Non Hodgkin Tonsil. Ca Tonsil
THT-KL: Ca Nasofaring
Karsinoma nasofaring
5 signs: Telinga, Hidung, Leher, Mata, Kepala
Selamat pagi pak/ibu perkenalkan saya, dokter muda Hari yang
bekerja di poli klinik hari ini.
Kalau boleh tahu nama ibu/bapak siapa?
Usia?
Keluhan apa bu?
Benjolan pada leher
Benjolan pada leher
Onset: benjolan dirasakan sejak kapan?
Lokasi: di leher depan atau lateral?
Kuantitas: dulu sebesar apa sekarang sebesar apa?
Kualitas: menganggu aktivitas?
Faktor memperingan: apakah sudah diobati sebelumnya?
Faktor memperberat:?
Gejala penyerta?
Sebelum benjolan di leher apakah ada gejala telinga
gemrebreg? Telinga berdenginhg, terasa penuh, kurang pendengaran?
Ada gejala hidung tersumbat, mimisan, pilek terus-menerus?
Warna pilek? Encer atau kental?
Ada gejala kekakuan gerak mata? Pandangan dobel?
Gangguan menelan? Sulit menelan?
Pemeriksaan fisik
Saya akan melakukan pemeriksaan fisik yang terlihat dan
keluhan yang dirasakan oleh pasien
Misal ada keluhan pandangan mata dobel
Di tes gerakan mata ke 8 arah mata angin dan reflek
konvergensi
Misal benjolan di leher
Saya akan memeriksa benjolan di 6 regio kelenjar limfe leher
yaitu regio submentale dan submandibula (ca lidah dan mulut), regio 1/3 atas
jugularis (Ca Nasofaring), regio 1/3 tengah jugularis (Ca laring), regio 1/3
bawah jugularis, regio posterior leher, regio anterior mengecek jumlah, ukuran,
konsistensi, permukaan, batas, terfiksir/ mobile, nyeri tekan, warna
Periksa kelenjar limfe leher dari belakang
Pemeriksaan THT
Telinga: apakah telinga tampak hiperemis? Ada deformitas?
Fistula preaurikula dan retroaurikula ? nyeri tekan tragus? Nyeri ketok
mastoid? Nyeri tarik auricula?, nyeri tekan preaurikula?
Otoscopy: MT warna (putih mengkilat atau suram?),
intak/tidak, perforasi jumlah letak tepi, Reflek cahaya. Melakukan pemeriksaan
yang sama di telinga yang lain
Pemeriksaan telinga baiknya dilakukan pada telinga yang
sehat dulu
Hidung: tampak hiperemis? Tampak deformitas? Massa?
Rinoskopi anterior: apakah mukosa hiperemis? Udem?
Konka: udem? Hipertrofi? Livid? Hiperemis?
Discjaj: warna, encer atau kental? Jaringan nekrotik?
Septum deviasi?
Benjolan di hidung?
Fenomena palatal? Paling penting!!!!!
Pemeriksaan tenggorok
Palatum: palatum bombans?
Arcus pharingeus? Ditengah
Mukosa faring hiperemis? Postnasal drip?
Tonsil T1-T1, kripte melebar? Dendritus? Hiperemis?
Pemeriksaan penunjang
Untuk mengetahui tumor primer saya periksa Nasofaringoskopi
+Biopsi
Untuk mengetahui luas lesi à
MSCT Nasofaring
Untuk mengetahui metastasis à
X Foto Thorax, USG abdomen, Bone scan
Terapi: Kemoradiasi
Edukasi: bahwa pasien kemungkinan menderita tumor curiga
ganas di rongga nasofaring dan diperlukan pemeriksaan nasofaringoskopi+biopsi
untuk mengetahui tumornya jinak atau ganas karena penatalaksanaannya berbeda.
Edukasi bahwa pasien dapat mengurangi makan-makanan yang
dibakar atau di panggang
Edukasi untuk tidak merokok
Edukasi untuk mengurangi makan-makanan yang bervetsin msg
Abses Peritonsil

Abses Peritonsil Sinistra

Abses Peritonsil
Keluhan pasien datang dengan nyeri telan, ngences, demam, sulit membuka mulut (trismus)
Anamnesis:
Onset: sejak kapan nyeri telan?
Lokasi:
Kuantitas: Tiba-tiba? semakin memberat? terus-menerus? hilang timbul?
Kualitas: Menganggu makan minum? aktivitas?
Faktor memperingan: sudah diobati apa belum? kalau sudah hasil bagaimana?
Gejala penyerta:
-ada sesak?
-Kebiruan?
-drolling?
-bau mulut?
-nyeri tenggorokan?
-Hot potato voice/ suara bergumam?
-Ngorok?
Riwayat penyakit dahulu
Sudah pernah sakit seperti ini?
riwayat batuk pilek sebelumnya?
Riwayat sakit tumor?
Riwayat penyakit keluarga
Riwayat keluarga yang sakit seperti ini? sakit tumor?
Pemeriksaan fisik
Inspeksi cavum oris:
Tampak Arcus faring asimetris tampak terdorong kesisi kontralateral
Tampak Tonsil membesar terdorong ke sisi kontralateral
Tampak uvula edema

Arcus faring tidak simetris
Tonsil sinistra terlihat membesar tidak simetris dengan yang kanan
uvula terdorong kesisi kanan udem
Palatum mole bengkak
Pemeriksaan tambahan kalau curiga abses lakukan Pungsi aspirasi + Kultur sensitivitas
Dx: Abses peritonsil
DD/ Ca Tonsil
Limfoma non hodgkin tonsil
Terapi
Antibiotik
R/ Amoxicillin 500 mg Tab No. XV
S. o.8.h Tab I
-------------------------------------------&
R/ Paracetamol 500 mg Tab No. XV
S. 3 dd tab I
--------------------------------------------&
R/ Methylprednisolone 4 mg Tab No XV
S 3 dd tab I
--------------------------------------------&
Rujuk untuk Incisi abses dan Drainase
Semarang, 18 Februari 2017
Kepada Yth dr SpTHT-KL
di tempat
Dengan hormat,
Mohon konsul dan tatalaksana atas pasien:
Nama:
Umur:
Diagnosis sementara: Abses peritonsil
Telah diberikan amoxicillin 500 mg (3x1) paracetamol 500 mg (3x1), dan metilprednisolone 4 mg (3x1).
Demikian surat rujukan ini, atas perhatian saudara, saya ucapkan BTK.
Salam sejawat,
****
dr, Hari Kusumanegara
Senin, 13 Februari 2017
Anamnesis pada Rinitis Alergi
Keluhan utama ada 4 yaitu Nasal discharge (pilek, hidung meler), nasal obstruction (hidung buntu), nasal itching (gatal hidung, mata, mata berair), sneezing (bersin-bersin)
Selamat pagi perkenalkan saya, dokter muda hari yang bertugas di poli hari ini. boleh tahu nama ibu/bapak siapa? usia? datang kesini ada keluhan apa?
Keluhan pilek/ hidung meler
onset: sejak kapan pilek? 2-3 bulan
lokasi: dua lubang hidung yang keluar ingus atau hanya kanan atau kiri? 2-2nya
kualitas: apakah menganggu aktivitas? menganggu tidur?
kuantitas: apakah pilek sepanjang hari? atau hilang timbul? saat kapan? dalam 1 minggu berapa hari anda pilek? (>4 hari dalam 1 minggu Persisten dan <4 hari dalam 1 minggu persisten) pileknya apakah bisa lebih dari 4 minggu? (persisten) (<4 minggu :intermitten)
Faktor yang memperberat: kapan pilek memberat apakah pilek memberat bila terkena debu, membersihkan rumah?
Faktor yang memperingan: apakah sudah diobati? sudah diobati dengan obat warung namun masih pilek juga
Gejala penyerta: gunakan pertanyaan terbuka. selain keluhan tadi, apakah ada keluhan lain? seperti nyeri kepala? pusing? kepala terasa berat ketika menunduk? pipi, hidung, dahi terasa penuh?, telinga gemrebreg? telinga sakit? telinga berdenging? kurang pendengaran? ada liur di tenggorok? nyeri telan atau gak enak menelan?
PEMERIKSAAN FISIK
Status generalis: dalam batas normal. Keadaan umum: baik kesadaran: composmentis.
Status lokalis:
Hidung: simetris ?, deformitas? hiperemis? massa? apakah ada alergic salute? alergic shinner? alergic crease/nasal crease?
rinoskopi anterior?
Mukosa: hiperemis? edema?
konka: hiperemis? livid (+), edema?
Discjaj: sekret serous kalau campur mukopurulen curiga rinitis atau rinosinositis akut
Diafanoskopi: tampak mukosa buccal tampak kesuraman pada sinus maxillaris.
Pemeriksaan telinga
eksterna: nyeri tekan tragus? nyeri tarik? hiperemis? nyeri tekan preaurikular, ketok mastoid?
otoscop: Membran timpani tampak kesuraman pada auris sinistraintak/tidak? perforasi? jumlah, letak, tepi akut (tipis, tidak rata), tepi kronis (tebal dan rata)
Pemeriksaan tenggorok
Mukosa faring posterior: hiperemis? petechie?
Tonsil: T3-T3, hiperemis (-), kripte melebar? dendritus(+)
Pemeriksaan penunjang:
- Skin Prick Test (SPT) --> bulu kucing
- Foto X Foto Waters open mouth
Diagnosis
Rinitis alergi mild persisten
Rinosinositis akut maksilaris duplex
Tonsilofaringitis kronik
Otitis media efusi auris sinistra
Terapi:
Rinitis alergi:
R/ Tremenza tab No. XV
S. 3 dd tab I
R/ Fluticaron nasal spray Fl No. I
S. 2 dd spray 1
Rinosinositis akut dan tonsilofaringitis
R/ amoxicillin 500 mg tab No. XV
S. o.8.h tab I
Selamat pagi perkenalkan saya, dokter muda hari yang bertugas di poli hari ini. boleh tahu nama ibu/bapak siapa? usia? datang kesini ada keluhan apa?
Keluhan pilek/ hidung meler
onset: sejak kapan pilek? 2-3 bulan
lokasi: dua lubang hidung yang keluar ingus atau hanya kanan atau kiri? 2-2nya
kualitas: apakah menganggu aktivitas? menganggu tidur?
kuantitas: apakah pilek sepanjang hari? atau hilang timbul? saat kapan? dalam 1 minggu berapa hari anda pilek? (>4 hari dalam 1 minggu Persisten dan <4 hari dalam 1 minggu persisten) pileknya apakah bisa lebih dari 4 minggu? (persisten) (<4 minggu :intermitten)
Faktor yang memperberat: kapan pilek memberat apakah pilek memberat bila terkena debu, membersihkan rumah?
Faktor yang memperingan: apakah sudah diobati? sudah diobati dengan obat warung namun masih pilek juga
Gejala penyerta: gunakan pertanyaan terbuka. selain keluhan tadi, apakah ada keluhan lain? seperti nyeri kepala? pusing? kepala terasa berat ketika menunduk? pipi, hidung, dahi terasa penuh?, telinga gemrebreg? telinga sakit? telinga berdenging? kurang pendengaran? ada liur di tenggorok? nyeri telan atau gak enak menelan?
PEMERIKSAAN FISIK
Status generalis: dalam batas normal. Keadaan umum: baik kesadaran: composmentis.
Status lokalis:
Hidung: simetris ?, deformitas? hiperemis? massa? apakah ada alergic salute? alergic shinner? alergic crease/nasal crease?
rinoskopi anterior?
Mukosa: hiperemis? edema?
konka: hiperemis? livid (+), edema?
Discjaj: sekret serous kalau campur mukopurulen curiga rinitis atau rinosinositis akut
Diafanoskopi: tampak mukosa buccal tampak kesuraman pada sinus maxillaris.
Pemeriksaan telinga
eksterna: nyeri tekan tragus? nyeri tarik? hiperemis? nyeri tekan preaurikular, ketok mastoid?
otoscop: Membran timpani tampak kesuraman pada auris sinistraintak/tidak? perforasi? jumlah, letak, tepi akut (tipis, tidak rata), tepi kronis (tebal dan rata)
Pemeriksaan tenggorok
Mukosa faring posterior: hiperemis? petechie?
Tonsil: T3-T3, hiperemis (-), kripte melebar? dendritus(+)
Pemeriksaan penunjang:
- Skin Prick Test (SPT) --> bulu kucing
- Foto X Foto Waters open mouth
Diagnosis
Rinitis alergi mild persisten
Rinosinositis akut maksilaris duplex
Tonsilofaringitis kronik
Otitis media efusi auris sinistra
Terapi:
Rinitis alergi:
R/ Tremenza tab No. XV
S. 3 dd tab I
R/ Fluticaron nasal spray Fl No. I
S. 2 dd spray 1
Rinosinositis akut dan tonsilofaringitis
R/ amoxicillin 500 mg tab No. XV
S. o.8.h tab I
Perbedaan Nyeri pada otitis sirkumskripta dan difusa
Perbedaan nyeri pada otitis sirkumskripta tanpa rangsangan sudah sakit sedangkan difusa baru dirangsang baru sakit.
Miringitis bulosa bisa menyebabkan sakit pada telinga (otalgi) dan juga kurang pendengaran. kalau miringitis biasa tidak menyebabkan kurang pendengaran
perbedaan dengan otitis eksterna maligna harus melihat faktor risiko immunocompromised
Ngorok pada keganasan makin lama makin berat. Sedangkan ngorok pada orang gendut tetap. tanyakan ngorok pada keluarga pasien.
Kamis, 12 Januari 2017
Gangguan Erupsi
Gigi erupsi
Gigi impaksi adalah erupsi terganggu untuk mencapai posisi normal bisa akibat tulang, gigi sebelahm jaringan lunak
gigi antagonis atas bawah
mesial/mesioangular --> berdasarkan sumbu horizontal
sebab prenatal (sistemik), lokal
normal akar susu teresorpsi
operculitis: mukosa menutupi sebagian mahkota gigi
perikoronitis: radang mukosa di sekitar gigi yang impaksi
ciri-ciri perikoronitis: merah, sakit, bengkak, nnll membengkak, trismus
komplikasi: kambuh, abses, sefalgia berkepanjangan
Kista dentigerous??
terapi: relieve irritation (no infeksi: konservatif, edukasi) (infeksi: odontektomi)
klasifikasi kelas 1,2,3 (terpendam)
okklusal
molar 3-2: mesioanguler, horizontal, inverted
paresthesia di ramus mandibula
Gigi impaksi adalah erupsi terganggu untuk mencapai posisi normal bisa akibat tulang, gigi sebelahm jaringan lunak
gigi antagonis atas bawah
mesial/mesioangular --> berdasarkan sumbu horizontal
sebab prenatal (sistemik), lokal
normal akar susu teresorpsi
operculitis: mukosa menutupi sebagian mahkota gigi
perikoronitis: radang mukosa di sekitar gigi yang impaksi
ciri-ciri perikoronitis: merah, sakit, bengkak, nnll membengkak, trismus
komplikasi: kambuh, abses, sefalgia berkepanjangan
Kista dentigerous??
terapi: relieve irritation (no infeksi: konservatif, edukasi) (infeksi: odontektomi)
klasifikasi kelas 1,2,3 (terpendam)
okklusal
molar 3-2: mesioanguler, horizontal, inverted
paresthesia di ramus mandibula
Puskesmas
1.
Apa yang anda pelajari di puskesmas?
mengenai manajemen puskesmas, struktur organisasi di puskesmas, program pokok maupun program pengembangan serta masalah-masalah mengenai program tersebut.
mengenai manajemen puskesmas, struktur organisasi di puskesmas, program pokok maupun program pengembangan serta masalah-masalah mengenai program tersebut.
2.
Apa saja tugas kepala puskesmas?
a.
Memimpin, mengkoordinasikan, serta mengontrol
program-program puskesmas
b.
Sebagai penanggung jawab program puskesmas
c.
Melaporkan hasil kegiatan puskesmas ke dinkes
Kab/Kota
3.
Apa saja program puskesmas?
Terdapat 6 program pokok:
-
KIA/KB
-
Pengobatan
-
Kesehatan Lingkungan
-
Promosi Kesehatan
-
Pemberantasan Penyakit
-
Gizi
Serta program pengembangan
4.
Apa itu MDGs?
MDGs adalah suatu paradigma pembangunan
global, dideklarasikan oleh konferensi tingkat tinggi millenium oleh 189 negara
anggota PBB di New York bulan september 2000.
5.
Apa hubungan MDGs dengan AKI?
Salah satu tujuan MDGs yang ke-5 adalah
meningkatkan kesehatan ibu dimana targetnya adalah menurunkan angka Kematian
Ibu sebesar 2/3 nya dari tahun 1990-2015 yaitu dari + 228/100.000 menjadi
102/100.000
6.
Pemberdayaan masyarakat? Contoh yang berhubungan
dengan kesehatan?
Segala upaya yang bertujuan untuk membantu
masyarakat dalam memperoleh daya untuk mengambil keputusan untuk mencapai
masyarakat yang mandiri
Contoh: posyandu, dokter kecil
7.
Apa saja yang dilakukan pemerintah untuk
menurunkan AKI?
Salah satunya dengan KB, dengan tujuan
mengurangi ibu hamil beresiko tinggi seperti: 4T (Terlalu muda, Terlalu Tua,
Terlalu dekat jarak anak satu dengan berikutnya, terlalu sering melahirkan)
8.
Tujuan program pemerintah membentuk polindes di
desa-desa? Hubungan dengan menurunkan AKI?
Yaitu untuk mempermudah akses ibu hamil
dengan pelayanan kesehatan, selain itu agar ibu bisa melahirkan di fasilitas
kesehatan dan ditolong oleh petugas kesehatan.
9.
Apa yang dimaksud kerjasama lintas sektoral?
Adalah kerjasama yang dilakukan antar
institusi untuk mencapai suatu tujuan atau menetapkan kebijakan
10.
ASI Ekslusif dalam SPM masuk ke program pokok
yang mana? Masuk Promkes, KIA, dan Gizi
11.
Apa yang dimaksud dengan program kemitraan?
Yaitu kerjasama yang dilakukan antara bidan
dan dukun beranak, dimana bidan memiliki tugas untuk memberikan pelatihan
kepada dukan , dan melakukan pendampingan kepada ibu yang melahirkan di dukun,
selain itu bidan desa juga bertanggung jawab jika terdapat ibu yang melahirkan
di dukun.
12.
Bagaimana cara merubah perilaku kesehatan yang
kurang di masyarakat, contoh seperti tidak BAB di jamban?
Sebelumnya dilakukan terlebih dahulu
mengenai penyebabnya kemudian dilakukan intervensi sesuai dengan penyebab
masalahnya itu sendiri. Jika diperlukan untuk melakukan penyuluhan dapat
dilakukan dengan memanfaatkan tokoh masyarakat yang ada, dengan memberikan
pelatihan terlebih dahulu.
13.
Apakah tugas bidan desa sudah berhasil?
Belum, terbukti masih banyak ibu hamil usia
muda, ibu hamil usia tua, dna PUS yang belum menggunakan KB.
14.
Apakah yang perlu disiapkan dalam promkes, siapa
yang menjalankan?
-Langkah persiapan promkes:
a. menentukan tujuan promkes
b. menentukan sasaran promkes
c. menentukan isi/materi promkes
d. menentukan metode promkes
e. menentukan media promkes
f. menentukan rencana evaluasi
yang menjalankan adalah pemegang program
promkes
15.
Berapakah target MDGs untuk menurunkan AKB?
2/4 dari AKB tahun 1990-2015, yaitu dari
34/1000 Menjadi 23/1000
Langganan:
Postingan (Atom)