Jumat, 16 Juni 2017

Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus
Keluhan utama: 9P (Poliuria, polifagi, polidipsi, prematur katarak, poliginggivitis, pruritus, polineuropati, proteinuria, pielonefritis) + Penurunan berat badan.
RPDà Berapa lama DM, HT, stroke, luka tidak sembuh, profil lipid
Penurunan kesadaran
Alergi
Rawat inap
Kebiasaan makan makanan manis
Alkohol
Obat-obatan
RPKà apakah ada keluarga yang sakit DM, HT, Alergi?
Pemeriksaan fisik
Keadaan umum?
Kesadaran?
TTV
BB, TB
Status generalisata
Kepala
Konjungtiva anemis?
Mata tampak kekeruhan lensa? (katarak diabetika à seperti snow pattern)
Hidung
Mulut
Pemeriksaan tiroid
Tellinga serumen, sekret?
Thorax, abdomen
Ekstremitas
Tampak luka, ulkus
Edema
Sianosis
Kulit kering
Pemeriksaan penunjang
Darah rutin
GDS, GDP, GD2PP
HbA1c
Albumin, creatinine, ureum
Lipid profil
DD/ DM tipe I, II, Tipe lain (eksokrin, endokrin, obat-obatan)
Nilai normal dan patologis
GDS: >200
GDP: >126
GD2PP: >200
TGT:140-199
TGPT: 100-125
Tx:
Medikamentosa
R/ Metformin tab 500 mg no. XXX
s. 3 dd tab 1
atau
R/ Glimepirid tab 1 mg no. XXX
S 1 dd tab 1
Atau
R/ Acarbose 50 mg tab no. XXX
S 3 dd tab 2
Non medikamentosa
1.       Edukasi
Tentang penyakit yang pasien derita disebabkan oleh kekurangan/kelainan insulin à hormon yang digunakan untuk mengelola glukosa darah
Perubahan life style agar lebih banyak beraktivitas dan berolahraga mulai dari jalan santai, senam secara rutin
Pengobatan dan kontrol rutin
Komplikasi penyakit
Baik akut (cepat) à HONK, KAD, Hipoglikemi
Kronis à makroangiopati (stroke, pjk, penyakit arteri perifer), mikroangiopati ( renal, mata, neuropati)
Terapi
1. Olahraga
2.       Pola makan
3.       Obat rutin
4.       Pakai alas kaki
5.       Jaga kebersihan kaki
6.       Kontrol rutin
7.       Edukasi komplikasi


No
Kegiatan
Skor
1
Memperkenalkan diri dan mengucapkan salam
Pagi pak/bu, perkenalkan saya dr. Hari Kusumanegara yang bertugas di klinik hari ini.

2
Tanya identitas pasien:
Kalau boleh saya tahu nama ibu/bapak siapa?
Umurnya?
Alamat dimana?
Pekerjaan apa?
Agama?

3.
Anamnesis:
Keluhan utama: 9P (Poliuria, polidipsi, polifagi, penurunan berat badan, katarak prematur, polineuropati, proteinuria, poliginggivitis, pruritus)
Poliuria: bagaimana keadaan BAK bapak/ibu? Berapa kali kalau siang dan malam?
Polidipsi: apakah bapak/ibu sering kehausan?
Polifagi: apakah bapak/ibu sering merasa lapar dan menjadi banyak makan?
Ibu/bapak merasa banyak makan namun berat badan menurun?
Berat badan bapak sekarang berapa? Dulu berapa?
Polineuropati: apakah ibu/bapak merasa ada kesemutan dan baal? Bagian mana?

4.
Perjalanan penyakit
Sudah berapa lama/sejak kapan?
Apakah ada keluhan penyerta? Di mata? Mata kabur?
adakah keluhan borok pada kaki? Atau luka yang tidak kunjung sembuh?
Pernah mengalami tidak sadar dan dirawat? Koma hipoglikemik, koma hiperglikemik)
Pernah mengalami infeksi pada saluran kencing? Air kencing menjadi keruh?
ada keluhan dalam berhubungan seksual? (disfungsi ereksi)?

5.
Etiologi
Apakah di keluarga ada yang menderita sakit yang sama?
Bagaimana pola makan, status nutrisi: BMI, gaya hidup
Apakah ibu sudah punya anak? Berapa berat badan lahirnya?
Riwayat obat-obatan

6.
Riwayat Pengobatan
Sudah pernah berobat/belum? Nama obat, cara pemberian, frekuensi pemberian, lama mengkonsumsi obat sering kontrol gula darah?
Pernah ada efek samping obat?
Pernah dirawat di rs? Karena apa?

7.
Pemeriksaan fisik
KU dan kesadaran
Pemeriksaan antropometri: BB,TB, BMI, lingkar pinggang
Tanda-tanda vital
Pemeriksaan head to toe
Kepala: mata funduskopi: retinopati diabetes
Leher: JVP meningkat
Thorax: jantung paru: tanda-tanda gagal jantung: ronki basah halus, edema paru, infeksi saluran napas
Pembesaran jantung?
abdomen:
Ekstremitas: ada ulkus/tidak, pemeriksaan neurologis/propioseptif

8.
Pemeriksaan penunjang:
Pemeriksaan darah rutin: HB, Ht, Leuko, Trombosit
Gula darah puasa, 2 jam post prandial, HbA1c
Kolesterol, trigliserida, HDL, LDL
Usulan pemeriksaan lainnya:
Pemeriksaan ginjal kreatinine serum, urinalisis: ketonuria, proteinuria
EKG
X-ray dada
`
9.
Diagnosis banding
Diabetes mellitus tipeI, II, Tipe lain

10.
Penatalaksanaan
5 Pilar DM:
1.       Edukasi: olahraga secara teratur, menghindari minuman manis, menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol, menjaga diet.
2.       Pengaturan makanan
3.       Olahraga
4.       Obat farmakologi
5.       Self monitoring blood glucose

11
Rujukan

12
Prognosis
Quo ad vitam: ad bonam
Quo ad functionam: dubia (tergantung kondisi pasien)

Selasa, 25 April 2017

Skor Siriraj

Score Siriraj= 2,5x K + 2x M + 2xN -3A +0,1 D -12
K= Kesadaran
0: composmentis
1: somnolen
2: stupor/coma
M= Muntah
0: tidak muntah
1: muntah
N= Nyeri Kepala
0: tidak nyeri kepala
1: nyeri kepala
A= Ateroma
0: tidak ada ateroma
1: ada ateroma (DM, Angina, Penyakit Pembuluh darah, trombopheblitis obliterans)
D= tekanan darah Diastole
Interpretasi
>1 perdarahan supratentorial
-1 s/d 1 stroke hemoragik
<-1 stroke non hemoragik

Minggu, 12 Maret 2017

Psikiatri: Mengetahui ingatan jangka segera pasien

Dapat menggunakan 6 digit angka yg tidak berurutan, acak dan tidak diulang. Lalu pasien disuruh untuk mengulang ke-6 digit angka tersebut. Lalu tanyakan hal-hal lain seperti alamat, disini dimana, datang kesini sama siapa, kenapa datang kesini, dll. Terus tanyakan kembali ke-6 digit angka tersebut.
Jika benar--> ingatan jangka segera pasien baik
Jika salah --> ingatan jangka segera pasien kurang baik

Senin, 20 Februari 2017

Seorang anak umur 4,5 tahun diperiksakan ibunya dengan keluhan mendengkur dan sering terbangun saat tidur malam hari:
Hasil pemeriksaan fisik:
Status generalis: dalam batas normal
Status lokalis: telinga, hidung, leher dalam batas normal
Tenggorok tampak gambar dibawah ini:
Gambar terkait
Deskripsikan kelainan tersebut
Pemeriksaan orofaring
Palatum : Fistula (-), palatum bombans (-)
Tonsil: T3-T3, hiperemis, udem, kripte melebar, dendritus
Mukosa faring posterior: hiperemis (+) udem (+), Post nasal drip (-)
1.       Lengkapilah anamnesis tersebut.
-          Sejak kapan tidur mendengkur?
Tidur mendengkurnya apakah terus-menerus/hilang timbul?
-          Semakin lama semakin kuat mendengkur?
-          Sudah pernah diobati? Apakah sembuh?
-          Selain itu, adakah nyeri telan?
-          Sulit menelan?
-          Demam?
-          Riwayat batuk pilek yang berulang? Pilek warna apa? Kemeng diwajah? Sakit kepala?
-          Terasa liak di tenggorokan?
-          Suara serak?
-          Sesak?
-          Telinga gemrembeg? Berdenging? KP?
-          Dulunya pernah sakit seperti ini?
-          Keluarga ada yang sakit seperti ini?
2.       Apa diagnosis sementara saudara?
-          Tonsilofaringitis kronik eksaserbasi akut
-          Curiga Adenoid Hipertrofi
-          Curiga Obstructive Sleep Apnea syndrome
3.       Bagaimana rencana pengelolaan saudara?
-          Swab Tenggorok+Kultur Sensitivitas
-          Rinoskopi posterior untuk mengetahui hipertrofi adenoid
-          X Foto Rasio Adenoid Nasofaringà adenoid membesar
-          Dirujuk untuk dilakukan tonsilektomi karena adanya indikasi absolut yaitu adenoid yang menyebabkan Obstructive sleep apnea syndrome

Seorang laki-laki 25 tahun, datang dengan keluhan 2 hari telinga kanan berdenging. Sebelum muncul denging, penderita berenang dan kemudian pendengaran sedikit berkurang.
Pertanyaan
1.       Informasi apa lagi yang dapat saudara tanyakan?
-          Pusing berputar
-          Keluar cairan?
-          Apakah hanya telinga kanan saja?
-          Batuk pilek?
2.       Pemeriksaan apakah yang dapat saudara lakukan? Otoskopi, garpu tala, audiometri, timpanometri
3.       Apa diagnosis  bandingnya? OMA, OME
Seorang laki-laki, 20 tahun datang pada anda dengan keluhan serak 2 hari. 4 hari sebelumnya penderita juga mengeluh pilek dan batuk serta demam.
Pada pemeriksaan didapatkan plica vestibularis oedem & hiperemis, epiglotis hiperemis
R/ Paracetamol 500 mg tab No. XXX
S. 3 dd tab 1
R/ Amoxicillin 500 mg tab No. XXX
S. o.8.h tab I (habiskan)
R/ methylprednisolone 4 mg tab No. XXX
S 3 dd tab I


Minggu, 19 Februari 2017

Pseudocroup

Pseudocroup
peradangan pada daerah subglottis --> akut
akut : 3-7 hari
anak < 5 tahun
causa: viral
gejala:  - demam
             - Batuk menggongong --> tidak produktif
             - Memburuk pada malam hari
             - Stridor --> sesak napas
             - Serak
Tanda klinis:
             - Udem Difus di subglottis
             - Hiperemis pada plika vokalis
             - Stridor --> retraksi interkosta
Pemeriksaan Penunjang: X Foto Colli AP --> Steeple Sign

Kriteria Jackson pada sumbatan saluran napas


Sumbatan saluran napas atas dapat dibagi menjadi 4 derajat berdasarkan kriteria Jackson.
  1. Jackson I ditandai dengan sesak, stridor inspirasi ringan, retraksi suprasternal, tanpa sianosis.
  2. Jackson II adalah gejala sesuai Jackson I tetapi lebih berat yaitu disertai retraksi supra dan infraklavikula, sianosis ringan, dan pasien tampak mulai gelisah.
  3. Jackson III adalah Jackson II yang bertambah berat disertai retraksi interkostal, epigastrium, dan sianosis lebih jelas.
  4. Jackson IV ditandai dengan gejala Jackson III disertai wajah yang tampak tegang, dan terkadang gagal napas.

Epiglotitis dan Croup

Hasil gambar untuk thumb sign
X Foto Colli Lateral didapatkan Thumb sign pada epiglotitis
X foto Colli AP didapatkan Steeple Sign pada Croup