Score Siriraj= 2,5x K + 2x M + 2xN -3A +0,1 D -12
K= Kesadaran
0: composmentis
1: somnolen
2: stupor/coma
M= Muntah
0: tidak muntah
1: muntah
N= Nyeri Kepala
0: tidak nyeri kepala
1: nyeri kepala
A= Ateroma
0: tidak ada ateroma
1: ada ateroma (DM, Angina, Penyakit Pembuluh darah, trombopheblitis obliterans)
D= tekanan darah Diastole
Interpretasi
>1 perdarahan supratentorial
-1 s/d 1 stroke hemoragik
<-1 stroke non hemoragik
Selasa, 25 April 2017
Skor Siriraj
Minggu, 12 Maret 2017
Psikiatri: Mengetahui ingatan jangka segera pasien
Dapat menggunakan 6 digit angka yg tidak berurutan, acak dan tidak diulang. Lalu pasien disuruh untuk mengulang ke-6 digit angka tersebut. Lalu tanyakan hal-hal lain seperti alamat, disini dimana, datang kesini sama siapa, kenapa datang kesini, dll. Terus tanyakan kembali ke-6 digit angka tersebut.
Jika benar--> ingatan jangka segera pasien baik
Jika salah --> ingatan jangka segera pasien kurang baik
Senin, 20 Februari 2017
Seorang anak umur 4,5 tahun diperiksakan ibunya dengan
keluhan mendengkur dan sering terbangun saat tidur malam hari:
Hasil pemeriksaan fisik:
Status generalis: dalam batas normal
Status lokalis: telinga, hidung, leher dalam batas normal
Tenggorok tampak gambar dibawah ini:

Deskripsikan kelainan tersebut
Pemeriksaan orofaring
Palatum : Fistula (-), palatum bombans (-)
Tonsil: T3-T3, hiperemis, udem, kripte melebar, dendritus
Mukosa faring posterior: hiperemis (+) udem (+), Post nasal
drip (-)
1.
Lengkapilah anamnesis tersebut.
-
Sejak kapan tidur mendengkur?
Tidur mendengkurnya apakah terus-menerus/hilang timbul?
Tidur mendengkurnya apakah terus-menerus/hilang timbul?
-
Semakin lama semakin kuat mendengkur?
-
Sudah pernah diobati? Apakah sembuh?
-
Selain itu, adakah nyeri telan?
-
Sulit menelan?
-
Demam?
-
Riwayat batuk pilek yang berulang? Pilek warna
apa? Kemeng diwajah? Sakit kepala?
-
Terasa liak di tenggorokan?
-
Suara serak?
-
Sesak?
-
Telinga gemrembeg? Berdenging? KP?
-
Dulunya pernah sakit seperti ini?
-
Keluarga ada yang sakit seperti ini?
2.
Apa diagnosis sementara saudara?
-
Tonsilofaringitis kronik eksaserbasi akut
-
Curiga Adenoid Hipertrofi
-
Curiga Obstructive Sleep Apnea syndrome
3.
Bagaimana rencana pengelolaan saudara?
-
Swab Tenggorok+Kultur Sensitivitas
-
Rinoskopi posterior untuk mengetahui hipertrofi
adenoid
-
X Foto Rasio Adenoid Nasofaringà adenoid membesar
-
Dirujuk untuk dilakukan tonsilektomi karena
adanya indikasi absolut yaitu adenoid yang menyebabkan Obstructive sleep apnea
syndrome
Seorang laki-laki 25 tahun, datang dengan keluhan 2 hari
telinga kanan berdenging. Sebelum muncul denging, penderita berenang dan
kemudian pendengaran sedikit berkurang.
Pertanyaan
1.
Informasi apa lagi yang dapat saudara tanyakan?
-
Pusing berputar
-
Keluar cairan?
-
Apakah hanya telinga kanan saja?
-
Batuk pilek?
2.
Pemeriksaan apakah yang dapat saudara lakukan? Otoskopi,
garpu tala, audiometri, timpanometri
3.
Apa diagnosis
bandingnya? OMA, OME
Seorang laki-laki, 20 tahun datang pada anda dengan keluhan
serak 2 hari. 4 hari sebelumnya penderita juga mengeluh pilek dan batuk serta
demam.
Pada pemeriksaan didapatkan plica vestibularis oedem &
hiperemis, epiglotis hiperemis
R/ Paracetamol 500 mg tab No. XXX
S. 3 dd tab 1
R/ Amoxicillin 500 mg tab No. XXX
S. o.8.h tab I (habiskan)
R/ methylprednisolone 4 mg tab No. XXX
S 3 dd tab I
Minggu, 19 Februari 2017
Pseudocroup
Pseudocroup
peradangan pada daerah subglottis --> akut
akut : 3-7 hari
anak < 5 tahun
causa: viral
gejala: - demam
- Batuk menggongong --> tidak produktif
- Memburuk pada malam hari
- Stridor --> sesak napas
- Serak
Tanda klinis:
- Udem Difus di subglottis
- Hiperemis pada plika vokalis
- Stridor --> retraksi interkosta
Pemeriksaan Penunjang: X Foto Colli AP --> Steeple Sign
peradangan pada daerah subglottis --> akut
akut : 3-7 hari
anak < 5 tahun
causa: viral
gejala: - demam
- Batuk menggongong --> tidak produktif
- Memburuk pada malam hari
- Stridor --> sesak napas
- Serak
Tanda klinis:
- Udem Difus di subglottis
- Hiperemis pada plika vokalis
- Stridor --> retraksi interkosta
Pemeriksaan Penunjang: X Foto Colli AP --> Steeple Sign
Kriteria Jackson pada sumbatan saluran napas
Sumbatan saluran napas atas dapat dibagi menjadi 4 derajat
berdasarkan kriteria Jackson.
- Jackson
I ditandai dengan sesak, stridor inspirasi ringan, retraksi suprasternal,
tanpa sianosis.
- Jackson
II adalah gejala sesuai Jackson I tetapi lebih berat yaitu disertai
retraksi supra dan infraklavikula, sianosis ringan, dan pasien tampak
mulai gelisah.
- Jackson
III adalah Jackson II yang bertambah berat disertai retraksi interkostal,
epigastrium, dan sianosis lebih jelas.
- Jackson
IV ditandai dengan gejala Jackson III disertai wajah yang tampak tegang,
dan terkadang gagal napas.
Epiglotitis dan Croup

X Foto Colli Lateral didapatkan Thumb sign pada epiglotitis
X foto Colli AP didapatkan Steeple Sign pada Croup
Sabtu, 18 Februari 2017
Indikasi dan kontraindikasi Tonsilektomi
Kontraindikasi absolut
1. Hipertrofi tonsil yang menyebabkan:
-obstruksi saluran nafas pada OSAS
- Disfagia berat
- Gangguan tidur
- Gangguan pertumbuhan dentofacial
- Gangguan bicara (hiponasal)
- Komplikasi kardiopulmoner
2. Riwayat abses peritonsil
3. Tonsilitis yang membutuhkan biopsi untuk menentukan PA
4. Tonsilitis kronis berulang sebagai fokal infeksi untuk penyakit lain
Kontraindikasi relatif
1. Terjadi 7 episode/lebih infeksi tonsil pada tahun sebelumnya atau 5 episode/lebih infeksi tonsil tiap tahun pada 2 tahun sebelumnya atau 3 episode atau lebih infeksi tonsil tiap tahun dalam 3 tahun sebelumnya dengan terapi antibiotik adekuat
2. kejang demam berulang yang disertai tonsilitis
3. halitosis akibat tonsilitis kronis yang tidak membaik dengan pengobatan
4. tonsilitis kronik berulang pada kanker streptococcus Beta hemoliticus yang tidak membaik dengan pemberian antibiotik (resistensi beta lactam)
Kontraindikasi tonsilektomi
- Radang akut
- Penyakit perdarahan
- KU Jelek
- Kehamilan/menstruasi
- Status asmaticus
1. Hipertrofi tonsil yang menyebabkan:
-obstruksi saluran nafas pada OSAS
- Disfagia berat
- Gangguan tidur
- Gangguan pertumbuhan dentofacial
- Gangguan bicara (hiponasal)
- Komplikasi kardiopulmoner
2. Riwayat abses peritonsil
3. Tonsilitis yang membutuhkan biopsi untuk menentukan PA
4. Tonsilitis kronis berulang sebagai fokal infeksi untuk penyakit lain
Kontraindikasi relatif
1. Terjadi 7 episode/lebih infeksi tonsil pada tahun sebelumnya atau 5 episode/lebih infeksi tonsil tiap tahun pada 2 tahun sebelumnya atau 3 episode atau lebih infeksi tonsil tiap tahun dalam 3 tahun sebelumnya dengan terapi antibiotik adekuat
2. kejang demam berulang yang disertai tonsilitis
3. halitosis akibat tonsilitis kronis yang tidak membaik dengan pengobatan
4. tonsilitis kronik berulang pada kanker streptococcus Beta hemoliticus yang tidak membaik dengan pemberian antibiotik (resistensi beta lactam)
Kontraindikasi tonsilektomi
- Radang akut
- Penyakit perdarahan
- KU Jelek
- Kehamilan/menstruasi
- Status asmaticus
Langganan:
Postingan (Atom)