Pseudocroup
peradangan pada daerah subglottis --> akut
akut : 3-7 hari
anak < 5 tahun
causa: viral
gejala: - demam
- Batuk menggongong --> tidak produktif
- Memburuk pada malam hari
- Stridor --> sesak napas
- Serak
Tanda klinis:
- Udem Difus di subglottis
- Hiperemis pada plika vokalis
- Stridor --> retraksi interkosta
Pemeriksaan Penunjang: X Foto Colli AP --> Steeple Sign
Minggu, 19 Februari 2017
Kriteria Jackson pada sumbatan saluran napas
Sumbatan saluran napas atas dapat dibagi menjadi 4 derajat
berdasarkan kriteria Jackson.
- Jackson
I ditandai dengan sesak, stridor inspirasi ringan, retraksi suprasternal,
tanpa sianosis.
- Jackson
II adalah gejala sesuai Jackson I tetapi lebih berat yaitu disertai
retraksi supra dan infraklavikula, sianosis ringan, dan pasien tampak
mulai gelisah.
- Jackson
III adalah Jackson II yang bertambah berat disertai retraksi interkostal,
epigastrium, dan sianosis lebih jelas.
- Jackson
IV ditandai dengan gejala Jackson III disertai wajah yang tampak tegang,
dan terkadang gagal napas.
Epiglotitis dan Croup

X Foto Colli Lateral didapatkan Thumb sign pada epiglotitis
X foto Colli AP didapatkan Steeple Sign pada Croup
Sabtu, 18 Februari 2017
Indikasi dan kontraindikasi Tonsilektomi
Kontraindikasi absolut
1. Hipertrofi tonsil yang menyebabkan:
-obstruksi saluran nafas pada OSAS
- Disfagia berat
- Gangguan tidur
- Gangguan pertumbuhan dentofacial
- Gangguan bicara (hiponasal)
- Komplikasi kardiopulmoner
2. Riwayat abses peritonsil
3. Tonsilitis yang membutuhkan biopsi untuk menentukan PA
4. Tonsilitis kronis berulang sebagai fokal infeksi untuk penyakit lain
Kontraindikasi relatif
1. Terjadi 7 episode/lebih infeksi tonsil pada tahun sebelumnya atau 5 episode/lebih infeksi tonsil tiap tahun pada 2 tahun sebelumnya atau 3 episode atau lebih infeksi tonsil tiap tahun dalam 3 tahun sebelumnya dengan terapi antibiotik adekuat
2. kejang demam berulang yang disertai tonsilitis
3. halitosis akibat tonsilitis kronis yang tidak membaik dengan pengobatan
4. tonsilitis kronik berulang pada kanker streptococcus Beta hemoliticus yang tidak membaik dengan pemberian antibiotik (resistensi beta lactam)
Kontraindikasi tonsilektomi
- Radang akut
- Penyakit perdarahan
- KU Jelek
- Kehamilan/menstruasi
- Status asmaticus
1. Hipertrofi tonsil yang menyebabkan:
-obstruksi saluran nafas pada OSAS
- Disfagia berat
- Gangguan tidur
- Gangguan pertumbuhan dentofacial
- Gangguan bicara (hiponasal)
- Komplikasi kardiopulmoner
2. Riwayat abses peritonsil
3. Tonsilitis yang membutuhkan biopsi untuk menentukan PA
4. Tonsilitis kronis berulang sebagai fokal infeksi untuk penyakit lain
Kontraindikasi relatif
1. Terjadi 7 episode/lebih infeksi tonsil pada tahun sebelumnya atau 5 episode/lebih infeksi tonsil tiap tahun pada 2 tahun sebelumnya atau 3 episode atau lebih infeksi tonsil tiap tahun dalam 3 tahun sebelumnya dengan terapi antibiotik adekuat
2. kejang demam berulang yang disertai tonsilitis
3. halitosis akibat tonsilitis kronis yang tidak membaik dengan pengobatan
4. tonsilitis kronik berulang pada kanker streptococcus Beta hemoliticus yang tidak membaik dengan pemberian antibiotik (resistensi beta lactam)
Kontraindikasi tonsilektomi
- Radang akut
- Penyakit perdarahan
- KU Jelek
- Kehamilan/menstruasi
- Status asmaticus
Abses retrofaring
Abses retrofaring
Gejala klinis dan tanda klinis
Dari anamnesis biasanya didahului oleh infeksi saluran nafas
atas. Gejala dan tanda klinis yang sering dijumpai pada anak:
1.
Demam
2.
Sukar dan nyeri menelan
3.
Suara sengau
4.
Dinding posterior faring membengkak (bulging)
dan hiperemis pada satu sisi.
5.
Pada palpasi teraba massa yang lunak,
berfluktuasi dan nyeri tekan
6.
Pembesaran kelenjar limfe leher (biasanya
unilateral)
7.
Kekakuan otot leher (neck stiffness) disertai
nyeri pada pergerakan
8.
Air liur menetes (drolling)
9.
Obstruksi saluran nafas seperti mengorok,
stridor, dispnea
Gejala yang timbul pada dewasa pada umumnya tidak begitu
berat bila dibandingkan anak. Dari anamnesis didahului riwayat tertusuk benda
asing pada dinding posterior faring, pasca tindakan endoskopi atau adanya
riwayat batuk kronis. Gejala yang dapat dijumpai adalah
1.
Demam
2.
Sukar dan nyeri menelan
3.
Rasa sakit di leher (neck pain)
4.
Keterbatasan gerak leher
5.
Dispnea
Pada bentuk kronis perjalanan penyakit lambat dan tidak
begitu khas sampai terjadi pembengkakan yang besar dan menyumbat hidung serta
saluran nafas
Diagnosis banding
1.
Adenoiditis
2.
Abses peritonsil
3.
Abses parafaring
4.
Epiglottitis
5.
Croup
6.
Aneurisma arteri
7.
Tonjolan korpus vetebra
Diagnosis
1.
Anamnesis
2.
Pemeriksaan klinis
3.
Laboratorium
a.
Darah rutin: lekositosis
b.
Kultur spesimen (hasil aspirasi)
4.
Radiologis
a.
Foto jaringan lunak leher lateral
Dijumpai
penebalan jaringan lunak retrofaring ( prevertebra ) : - setinggi C2 : > 7
mm ( normal 1 - 7 mm ) pada anak-anak dan dewasa - setinggi C6 : > 14 mm (
anak-anak , N : 5 – 14 mm ) dan > 22 mm ( dewasa, N : 9 – 22 mm ) Pembuatan
foto dilakukan dengan posisi kepala hiperekstensi dan selama inspirasi.
Kadang-kadang dijumpai udara dalam jaringan lunak prevertebra dan erosi korpus
vertebra yang terlibat.
b. CT Scan
c. MRI
Penatalaksanaan
1.
Pertahankan jalan nafas yang adekuat
2.
Simptomatis
3.
Rehidrasi
4.
Operatif aspirasi pus+ kultur sensitivitas,
incisi dan drainase
Perbedaan Polip, Rinitis Medikamentosa, Rinitis Vasomotor, Rinitis Alergi
|
Perbedaan
|
Polip
|
Rinitis Medikamentosa
|
Rinitis Vasomotor
|
Rinitis Alergi
|
|
Hidung Tersumbat
|
Terus-Menerus
|
Hilang timbul
|
Hilang timbul
|
Hilang timbul
|
|
Rinore
|
+
|
+/-
|
+
|
++
|
|
Hidung gatal
|
-
|
-
|
-
|
+
|
|
Bersin-Bersin
|
-
|
-
|
-
|
++
|
|
Diagnosis Pasti
|
Biopsi
|
Riwayat pemakaian dekongestan topikal spray/tetes hidung lama
|
Skin prick test (-)
|
Skin prick test (+)
|
|
Terapi
|
Injeksi Steroid Triamcilonone acetate 125 mg IV
Operasi
|
-Stop Dekongestan topikal
-Topikal steroid
- cuci hidung
|
Dekongestan
|
Antihistamin
Steroid Topikal
|
Perbedaan Abses peritonsil, Limfoma Non Hodgkin Tonsil. Ca Tonsil
|
Perbedaan
|
Abses Peritonsil
|
Limfoma Non Hodgkin Tonsil
|
Ca Tonsil
|
|
Arcus Pharyngeus
|
Asimetris terdorong ke kontralateral
|
Simetris
|
Simetris
|
|
Tonsil
|
Membesar asimetris
|
Membesar asimetris
|
Membesar asimetris
|
|
Uvula
|
Terdorong ke kontralateral
|
Uvula terdorong ke kontralateral
|
Uvula terdorong ke kontra lateral
|
|
Permukaan palatum mole
|
Bengkak
|
Permukaan halus
|
Permukaan tidak rata
|
|
Gejala penyerta
|
Demam
Nyeri Telan
Trismus
Drolling(Ngeces)
Hot Potato voice (suara bergumam)
Benjolan di leher Level I
|
Benjolan di Leher Level I
|
|
Langganan:
Postingan (Atom)