Senin, 13 Februari 2017
Anamnesis pada Rinitis Alergi
Selamat pagi perkenalkan saya, dokter muda hari yang bertugas di poli hari ini. boleh tahu nama ibu/bapak siapa? usia? datang kesini ada keluhan apa?
Keluhan pilek/ hidung meler
onset: sejak kapan pilek? 2-3 bulan
lokasi: dua lubang hidung yang keluar ingus atau hanya kanan atau kiri? 2-2nya
kualitas: apakah menganggu aktivitas? menganggu tidur?
kuantitas: apakah pilek sepanjang hari? atau hilang timbul? saat kapan? dalam 1 minggu berapa hari anda pilek? (>4 hari dalam 1 minggu Persisten dan <4 hari dalam 1 minggu persisten) pileknya apakah bisa lebih dari 4 minggu? (persisten) (<4 minggu :intermitten)
Faktor yang memperberat: kapan pilek memberat apakah pilek memberat bila terkena debu, membersihkan rumah?
Faktor yang memperingan: apakah sudah diobati? sudah diobati dengan obat warung namun masih pilek juga
Gejala penyerta: gunakan pertanyaan terbuka. selain keluhan tadi, apakah ada keluhan lain? seperti nyeri kepala? pusing? kepala terasa berat ketika menunduk? pipi, hidung, dahi terasa penuh?, telinga gemrebreg? telinga sakit? telinga berdenging? kurang pendengaran? ada liur di tenggorok? nyeri telan atau gak enak menelan?
PEMERIKSAAN FISIK
Status generalis: dalam batas normal. Keadaan umum: baik kesadaran: composmentis.
Status lokalis:
Hidung: simetris ?, deformitas? hiperemis? massa? apakah ada alergic salute? alergic shinner? alergic crease/nasal crease?
rinoskopi anterior?
Mukosa: hiperemis? edema?
konka: hiperemis? livid (+), edema?
Discjaj: sekret serous kalau campur mukopurulen curiga rinitis atau rinosinositis akut
Diafanoskopi: tampak mukosa buccal tampak kesuraman pada sinus maxillaris.
Pemeriksaan telinga
eksterna: nyeri tekan tragus? nyeri tarik? hiperemis? nyeri tekan preaurikular, ketok mastoid?
otoscop: Membran timpani tampak kesuraman pada auris sinistraintak/tidak? perforasi? jumlah, letak, tepi akut (tipis, tidak rata), tepi kronis (tebal dan rata)
Pemeriksaan tenggorok
Mukosa faring posterior: hiperemis? petechie?
Tonsil: T3-T3, hiperemis (-), kripte melebar? dendritus(+)
Pemeriksaan penunjang:
- Skin Prick Test (SPT) --> bulu kucing
- Foto X Foto Waters open mouth
Diagnosis
Rinitis alergi mild persisten
Rinosinositis akut maksilaris duplex
Tonsilofaringitis kronik
Otitis media efusi auris sinistra
Terapi:
Rinitis alergi:
R/ Tremenza tab No. XV
S. 3 dd tab I
R/ Fluticaron nasal spray Fl No. I
S. 2 dd spray 1
Rinosinositis akut dan tonsilofaringitis
R/ amoxicillin 500 mg tab No. XV
S. o.8.h tab I
Perbedaan Nyeri pada otitis sirkumskripta dan difusa
Kamis, 12 Januari 2017
Gangguan Erupsi
Gigi impaksi adalah erupsi terganggu untuk mencapai posisi normal bisa akibat tulang, gigi sebelahm jaringan lunak
gigi antagonis atas bawah
mesial/mesioangular --> berdasarkan sumbu horizontal
sebab prenatal (sistemik), lokal
normal akar susu teresorpsi
operculitis: mukosa menutupi sebagian mahkota gigi
perikoronitis: radang mukosa di sekitar gigi yang impaksi
ciri-ciri perikoronitis: merah, sakit, bengkak, nnll membengkak, trismus
komplikasi: kambuh, abses, sefalgia berkepanjangan
Kista dentigerous??
terapi: relieve irritation (no infeksi: konservatif, edukasi) (infeksi: odontektomi)
klasifikasi kelas 1,2,3 (terpendam)
okklusal
molar 3-2: mesioanguler, horizontal, inverted
paresthesia di ramus mandibula
Puskesmas
mengenai manajemen puskesmas, struktur organisasi di puskesmas, program pokok maupun program pengembangan serta masalah-masalah mengenai program tersebut.
Family Tools
Sabtu, 19 November 2016
Ulkus Bedah Plastik
Ulkus dekubitus luka akibat penekanan lama antara 2 benda keras yang menyebabkan iskemik jaringan
2 jam waktu yg tolerir tidak terjadi iskemik jaringan
Terapi reposisi tiap 2 jam kekanan, trus ke kiri, terlentang
Ulkus dekubitus grade
I: terlihat hiperemis (kemerahan)
II: terkelupas epidermis dan sebagian dermis
III: terkelupas sampai fascia
IV: tampak muskulus atau tulang
Kapan fase inflamasi selesai--> setelah tanda-tanda inflamasi pada luka menghilang (Kalor, Dolor, Rubor, Tumor, Fungsionalesa)
Penutupan luka fase:
1. Penutupan primer--> luka ditutup segera setelah ada luka (langsung dijahit), ketemu antar epitel
2. Penutupan primer tertunda
- luka dibiarkan terbuka beberapa hari (hari ke-3), contoh pada luka kotor, kontaminasi berat
-dibiarkan sampai diyakini bersih baru dijahit
3. Penutupan sekunder
-dibiarkan terbuka/menutup sendiri
- luka menutup sendiri karena epitelisasi dari samping
Flap
Jenis Flap
Berdasarkan vaskularisasinya
- Axial skin flap --> punya sumber perdarahan yang optimal (a. Temporalis, a. Brachialis, a. Femoralis contoh radial forearm flap)
- random skin flap --> punya sumber perdarahan tertentu (arteri asal, contoh plexus subdermal+dermal/a. Perforator)
- reverse flow flap --> sumber PD proximal dipotong dan sumber dari perdarahan distal contoh reverse radial forearm flap --> dapat vaskularisasi dari a. Ulnaris ke arcus palmaris.
Berdasarkan cara mengambil
- rotasi dengan pivot point: rotasi z-plasty
-menggeser advancement flap (maju)
- interposisi--> jumping flap
- interpolarisasi
Berdasarkan lokasi
-lokal: dekat dengan defek (bertumpu satu titik, advancement)
-regional
- free flap
-flap jauh
Berdasarkan jaringan yang dimiliki
-cutaneous
- fasciocutaneous
- musculocutaneous
- osteocutaneous
- osteomusculocutaneous
- omentum