1. Bagian terendah janin masih dapat didorong ke atas keluar pintu atas panggul (PAP)
2. Dinding perut ibu harus cukup tipis (ibu tidak gemuk) dan rileks, agar penolong dapat memegang bagian-bagian janin
3. Janin harus dapat lahir Pervaginam
4. Selaput ketuban harus masih utuh
5. Pada ibu yang inpartu pembukaan serviks kurang dari 4 cm atau pembukaan lengkap
6. Saat mengerjakan versi luar dalam kehamilan (sebelum inpartu)
-Pada primigravida umur kehamilannya
34-36 minggu
-multigravida dapat pada umur kehamilan lebih dari 38 minggu
Kamis, 23 Juni 2016
Syarat-syarat Versi Luar
Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Aplikasi Asam Asetat)
Keganasan Serviks akibat seks bebas, pencuci vagina
Ca Cervix dari usia 45 tahun jadi 35 tahun
Perjalanan penyakit 3-10 tahun
Faktor makanan (Plastik Gurih, Gula Jawa dikasih pemutih, ayam dikasih Betadine)
Screening Ca yang bisa
1. Ca Serviks--> Paling Banyak
2. Ca Mammae
Pap Smear perlu biaya, Dokter PA, dan biaya
IVA pemeriksaan gampang, interpretasinya sulit
Syarat Pap Smear
1. Seminggu Mens terakhir
2. Habis hubungan 2 hari
Syarat IVA
1. Kapanpun bisa
2. Habis hubungan bisa
Siapa yang di-screening?
Pasien sudah 3 tahun kontak seksual
Alat dan Bahan
1. Meja Periksa
2. Sumber cahaya (lampu biasa 100W/halogen 50W)
3. Spekulum cocor bebek (Cusco or Graves)
4. Rak/Wadah Peralatan
5. Kapas Lidi Besar
6. Sarung tangan
7. Asam Asetat 3-5% dengan Cuka diksi dicairkan perbandingan 1:4
8. Larutan Klorin 0,5% untuk Dekontaminasi
9. Formulir untuk mencatat temuan
Kita harus mengenali sambungan skuamokolumner (SSK)
Basahi serviks dengan kapas lidi yang sudah dicelupkan pada asam asetat 3-5% selama 1 menit
Lalu Interpretasi
1. Hasil IVA (+) --> didapatkan lesi acetowhite yang berawal dari SSK
2. Hasil IVA (-)
3. Curiga keganasan
Pada wanita menopause Tes IVA tidak dilakukan karena SSK tidak kelihatan lagi
Senin, 20 Juni 2016
Laporan Jaga Selasa 22 Juni 2016: CPD, Hidrocephalus, Ukuran panggul dalam, Partus Tidak Maju, Partus macet, Inersia Uteri
Cephalo pelvic Disporpotion (CPD) ketidaksesuaian ukuran kepala janin dengan ukuran jalan lahir ibu.
Kepala Janin besar bisa akibat
1. Hidrocephalus--> dapat dikurangi diameter kepala dengan menusuk kepala agar cairan LCS keluar sehingga dapat dilahirkan Pervaginam (bila kita ada di sarana kesehatan yang tidak bisa SC dan tidak bisa merujuk dengan cepat)
2. Bayi Besar (>=4000 gr)
Ukuran BPD normal 9,5 cm kalau sampe 13 cm melewati diameter transversal panggul 12-12,5 cm maka tidak dapat dilahirkan secara pervaginam.
Ukuran Pintu panggul Atas dikatakan sempit bila
1. Promontorium menonjol
2. Linea inominata teraba >1/3 bagian
Pintu panggul tengah
1. Dinding pelvis sejajar kanan dan kiri
2. Spina ischiadica menonjol
3. Sakrum menonjol ke anterior
Pintu bawah panggul
1. Os cocygeus kaku
2. Arcus Pubis <90 derajat
Tanda CPD moulase (+)
Komplikasi CPD bisa Fetal distress--> Akhiri persalinan secepatnya
Pada Kala 2 terjadi partus macet dapat diakhiri dengan Terminasi
1. Pervaginam dengan peringan kala 2 dengan ekstraksi vakum dan Forceps (lebih cepat 15 menit lahir)
Bila syarat pervaginam masuk yaitu Pembukaan lengkap, bagian kepala udah masuk Hodge 3+, KK sudah pecah atau dipecah
2. Perabdominal, SCTP cito bila syarat Pervaginam tidak terpenuhi (30 menit paling cepat)
Bila terjadi partus tidak maju tindakan pengakhiran persalinan Dengan SCTP
Bila inersia Uteri maka diberikan perbaikan his
1. Medikamentosa Oksitosin 5IU IV
2. Mekanik Amniotomi
Partus tidak maju adalah tidak adanya kemajuan persalinan pada Kala 1 dalam hal Pembukaan serviks, penurunan kepala, putaran Paksi dalam dengan syarat his adekuat
Partus macet adalah tidak adanya kemajuan persalinan pada Kala 2 dalam hal penurunan kepala, putaran paksi dalam dengan syarat his adekuat
Inersia Uteri adalah adanya kemunduran his dalam hal frekuensi dan durasi terjadinya his
Inersia Uteri dibagi 2 yaitu
1. Inersia Uteri primer
His tidak adekuat sejak inpartu kala 1 fase laten (sebelum pembukaan 4)
2. Inersia uteri sekunder
His sebelumnya adekuat tapi pada inpartu kala 1 fase aktif mengalami kemunduran dalam hal frekuensi dan durasi
Growing Good Our Inside out: Happiness Paradox
Neoplasma Ovarii Kistik
Skor HOGI untuk menilai NOK curiga ganas atau jinak dinilai dari
1. Penurunan BB
2. Ascites
3. Neovaskularisasi
4. Ada Bagian Padat
5. Kadar Ca-125 >= 35mg
Dari Anamnesis --> Penurunan BB
Dari PF --> bagian padat, Ascites
USG --> Neovaskularisasi dan bagian padat
SKOR TIAP POIN 0-2
Dikatakan curiga ganas bila Skor >= 6
Anamnesis
Keluhan biasanya perut membesar
Sejak kapan?
Membesar perlahan2 atau cepat?
Apakah disertai nyeri perut? Nyeri perut seperti apa? Apakah dipengaruhi mens?
Siklus haid apakah lancar atau tidak( mengalami perubahan)?
Apakah ada mual muntah?
Apa ada gejala sesak nafas, sulit BAB dan BAK?
Perut terasa penuh dan kembung?
Riwayat penggunaan obat penyubur? Obat hormonal?
Riw keganasan pada keluarga?
Pemeriksaan fisik
KU: Lemah, kesakitan
TV: TD, RR, N, suhu mungkin dbn/abnormal
Status internus
Konjungtiva mata anemis
Paru: Auskultasi normal selama tidak ada metastasis
Abdomen: Inspeksi: tampak membuncit
Aus: BU normal
Palpasi: Nyeri tekan (+)
Perkusi: Pekak sisi meningkat (+) Pekak alih (+) bila ada ascites, indikasi (+)
Pembesaran nnll. Inguinales
Status Obstetricus
Inspekulo/VT
Fluor(-) Fluksus (-)
Vulva, urethra, vagina dbn
Vagina: Benjolan(-), hiperemis(-)
Portio: konsistensi, permukaan licin, rata atau berbenjol, rapuh, mudah berdarah, ukuran portio, slinger pain
Adneksa kanan/kiri: biasanya kalau sudah besar teraba massa sebesar ...
(Bisa sebesar telur ayam, bebek, tinju dewasa, kepala bayi, hamil 7bulan, hamil 9bulan)
Culdesac/Cavum douglassi: menonjol bila ada ascites
Pemeriksaan Penunjang
USG
CA-125 >= 35 mg curiga ganas
Penatalaksanaan
Bila masih kecil, konservatif dulu ditunggu menghilang bila usia juga usia produktif
Curiga ganas--> Laparotomi dengan BSO+FS bila jinak maka langsung BSO
Bila ganas--> dilakukan terapi kemoradiasi