Senin, 03 Oktober 2016

Instrumen Manajemen Puskesmas

Instrumen Manajemen Puskesmas
P1: Perencanaan (PTP/Perencanaan Tingkat Puskesmas)
P2: Pelaksanaan dan Pengendalian (Loka Karya Mini) Triwulan untuk kerjasama lintas sektoral

P3: Penilaian dan Pertanggungjawaban (PKP/ Penilaian Kinerja Puskesmas)

Data vital statistik

Data statistik disebut juga kejadian vital yang mengacu pada proses pengumpulan data dan penerapan metode statistik dasar pada data tersebut guna mengidentifikasi fakta-fakta kesehatan yang vital dalam suatu masyarakat, populasi, atau wilayah tertentu. Data morbiditas, mortalitas, pernikahan, perceraian, kelahiran semuanya merupakan data statistik vital.
1.       Angka kesakitan (morbiditas) dan usia harapan hidup
2.       Angka kelahiran dan angka kelahiran kasar
3.       Angka kematian dan akta kematian pada data statistik vital
4.       Data statistik perkawinan dan perceraian
Sumber data statistik vital
Sumber data epidemiologi antara lain adalah
1.       Data kependudukan
2.       Sensus penduduk
3.       Survey2
4.       Kelahiran dan kematian (pencatatan akta kelahiran dan surat keterangan minimal, klinik umum/ klinik bersalin dan pelayanan kesehatan lainnya)
5.       Data kesakitan (rekam medis, praktek dokter swasta, penelitian khusus)

6.       Data lainnya (penelitian/ data sanitasi dan lingkungan, catatan imunisasi, pelaporan keluarga berencana)

Cara menghitung cakupan, Pencapaian Puskesmas SPM (Standar Pelayanan Minimal)

Cara menghitung Cakupan, Pencapaian
Cakupan=(Hasil/Sasaran pada bulan berjalan)*100%
Sasaran bulan berjalan= (sasaran dalam tahun/12)*bulan berjalan
Pencapaian= (Cakupan/Target)*100%

Dikatakan masalah sesuai dengan target pencapaian yang sudah dicanangkan

Minggu, 02 Oktober 2016

Jawaban soal PR dr. Saekho tentang kedokteran keluarga

Beda komunikasi dengan konsultasi
Konsultasi meliputi 4 komponen yaitu
1.       Pemberian informasi materi kesehatan secara mendetail`
2.       Harus tatap muka
3.       Terjadi 2-arah
4.       Penentuan keputusan ada di tangan pasien sedangkan tenaga medis hanya memberikan saran/opsi yang dapat diambil
Komunikasi masih 1 arah yaitu dari dokter ke pasien saja
Kolaborasi adalah bekerja sama dengan profesional lain misal dokter, perawat, bidan
Koordinasi adalah bekerja dengan dokter spesialis lainnya
Rujukan terdiri dari 2 yaitu rujukan vertikal dan horizontal
Rujukan bersifat bolak-balik
Rujukan terdiri dari 2 yaitu rujukan medis dan rujukan kesehatan
Rujukan medis tediri dari 3 yaitu
1.      1. Rujukan pasien (transfer of patient)
2.       2. Rujukan ilmu pengetahuan (transfer of knowledge)
3.       3.Rujukan bahan pemeriksaan laboratorium (transfer of speciments)
Rujukan kesehatan terdiri dari 3 yaitu
1.       1.Rujukan tenaga
2.      2.  Rujukan sarana
3.       3. Rujukan operasional
Persamaan konsultasi dan rujukan adalah 2-2nya merupakan upaya meminta bantuan
Beda Konsultasi dan Rujukan
Konsultasi adalah upaya meminta bantuan profesional atau dalam hal ini ahli lain, terhadap kasus penyakit atau probllem kesehatan lain yang sedang ditangani oleh dokter keluarga, namun kewenangan penganan masih berada pada dokter keluarga yang bersangkutan.
Rujukan adalah pelimpahan kewenangan dan tanggungjawab penanganan dokter yang diminta rujukan.
Dokter keluarga tetap bertindak sebagai koordinator
9 Prinsip kedokteran keluarga
1.       1.Komprehensif dan holistik
2.       2.Pelayanan kontak pertama dan kesinambungan
3.       3.Pelayanan mengutamakan promotif dan preventif
4.       4.Pelayanan koordinatif dan kolaboratif
5.       5.Pelayanan personal
6.       6.Mempertimbangkan keluarga komunitas, dan lingkungannya
7.       7.Sadar etika dan hukum
8.       8.Sadar biaya

9.       9.Menyelenggarakan pelayanan yang dapat diaudit dan dipertanggungjawabkan 

Minggu, 25 September 2016

Manajemen

Analisis Penyebab masalah dengan pendekatan sistem (input, proses, output, outcome)
input 5M (Man, Money, Method, Material, Machine)
Proses (P1 Perencanaan), (P2-Pelaksanaan, Pengendalian), (P3-Penilaian, Pertanggungjawaban)
Output--> SPM
Outcome (dampak)

Prioritas masalah dengan Hanlon Kuantitatif.--> USG (Urgency. Seriuousness, G
Analisis Penyebab masalah dengan pendekatan sistem dan dimensi mutu.
Analisis faktor penyebab masalah dengan pendekatan sistem dimasukkan ke dalam fish bone analyze
Penyebab masalah yang ada diprioritaskan dengan paired comparison dan menggunakan tabel dan diagram Pareto, dipilihlah penyebab masalah yang akan dipecahkan.
Penyebab masalah yang telah terpilih kemudian dicari alternatif pemecahan masalahnya, kemudian dilakukan pengambilan keputusan mengenai pemecahan masalah yang mana yang akan diusulkan dan dibuat plan of action.


Puskesmas

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah pelayanan kesehatan tingkat primer (Primary Health Care)
Puskesmas mempunyai 3 fungsi yaitu
1. Sebagai pusat pembangungan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya
2. Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka kemampuan untuk hidup sehat.
3. memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan masyarakat di wilayah kerjanya.

Puskesmas sebagai unit kesehatan perorangan (UKP) dan unit kesehatan masyarakat (UKM)

Upaya kesehatan puskesmas juga dibagi menjadi 2 yaitu upaya kesehatan wajib/ essensial dan upaya kesehatan tambahan (kerjasama lintas sektoral dan lintas program)

Upaya kesehatan wajib/ essensial ada 6 yaitu
1. Promosi Kesehatan /Promkes
2. Kesehatan Lingkungan/ Kesling
3. Gizi
4. Kesehatan Ibu dan Anak Keluarga Berencana (KIA-KB)
5. Pencegahan dan pemberantasan Penyakit (P3)
6. Balai Pengobatan Umum

Upaya Kesehatan tambahan
1. Sektor pendidikan Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
2. Sektor Agama imunisasi TT untuk pasangan yang ingin menikahi
dll

Sabtu, 03 September 2016

Indonesia Pusaka


Yuk liat video ini. Haha. Walaupun udah lewat 17 Agustus. Tetap ya Jiwa nasionalis ya, Jaya Terus Indonesiaku.